Rangkaian remote control 5 channel ini menggunakan frekuensi radio sebagai sistem transmisi nya, yang mana kebanyakan rangkaian ini dipakai sebagai remote dari mainan Radio Control (RC) baik itu mobil radio control ataupun pesawat radio control.
Namun penggunaan rangkaian ini cukup luas tidak terbatas pada peralatan mainan radio control saja namun bisa juga digunakan untuk kendali peralatan rumah tangga seperti kipas angin, lampu, dan peralatan elektronika lain yang membutuhkan kendali remote.
Rangkaian remote control ini pada dasarnya terdiri dari IC TX-2B untuk bagian pemancarnya dan IC RX-2b untuk bagian penerimanya. IC TX-2b dan RX-2B adalah IC khusus yang berfungsi sebagai encode dan decoder pada rangkaian remote control yang sudah di desain memiliki 5 channel dengan tegangan operasi 1,5V hingga 5 Volt, dan memiliki daya serap arus yang sangat rendah terutama pada saat stanby (tidak lebih dari 10µA), 2 mA pada saat beroperasi.
Dari rangkaian diatas, saklar push button S1 sampai S5 merupakan saklar untuk kendali ON/OFF yang akan mengirimkan berupa sinyal kode dan diterima pada bagian penerima nantinya. Resistor R7 berfungsi untuk menentukan frekuensi kerja dari rangkaian, sedangkan R1 dan dioda zenner D1 membuat tegangan kerja menjadi stabil pada tegangan 3V pada saat rangkaian diberikan power supply 9 Volt.
Untuk pembangkit frekuensi radio yang akan digunakan sebagai frekuensi pambawa (pemodulasi) dari encoder, dibangun transistor Q1 beserta X1 untuk menentukan frekuensi kerja dari radio control tersebut. Karena sinyal osilator ini masih lemah, maka dikuatkan lagi dengan transistor Q2 yang pada akhirnya dapat di pancarkan melalui antena dengan sinyal yang cukup kuat.
Berikut ini adalah bagian penerima/decoder dari remote control 5 channel:
Pada bagian output OP1 sampai OP5 dari rangkaian diatas akan menghasilkan kondisi 1 pada saat saklar dari bagian pemancarnya ditekan. bagian output OP1 sampai OP5 ini dihubungkan dengan rangkain driver untuk menggerakan relay.
Untuk rangkaian driver relay seperti gambar diatas, rangkaiannya sangat sederhana, dengan hanya terdiri dari sebuah transistor, Relay dan sebuah resistor untuk menahan arus dari output decoder. Relay akan bekerja ketika masukan input pada basis transistor bernilai 1.
Sumber: http://skemaku.com
Namun penggunaan rangkaian ini cukup luas tidak terbatas pada peralatan mainan radio control saja namun bisa juga digunakan untuk kendali peralatan rumah tangga seperti kipas angin, lampu, dan peralatan elektronika lain yang membutuhkan kendali remote.
Rangkaian remote control ini pada dasarnya terdiri dari IC TX-2B untuk bagian pemancarnya dan IC RX-2b untuk bagian penerimanya. IC TX-2b dan RX-2B adalah IC khusus yang berfungsi sebagai encode dan decoder pada rangkaian remote control yang sudah di desain memiliki 5 channel dengan tegangan operasi 1,5V hingga 5 Volt, dan memiliki daya serap arus yang sangat rendah terutama pada saat stanby (tidak lebih dari 10µA), 2 mA pada saat beroperasi.
Bagian Pemancar dari Remote Control 5 Channel
Dari rangkaian diatas, saklar push button S1 sampai S5 merupakan saklar untuk kendali ON/OFF yang akan mengirimkan berupa sinyal kode dan diterima pada bagian penerima nantinya. Resistor R7 berfungsi untuk menentukan frekuensi kerja dari rangkaian, sedangkan R1 dan dioda zenner D1 membuat tegangan kerja menjadi stabil pada tegangan 3V pada saat rangkaian diberikan power supply 9 Volt.
Untuk pembangkit frekuensi radio yang akan digunakan sebagai frekuensi pambawa (pemodulasi) dari encoder, dibangun transistor Q1 beserta X1 untuk menentukan frekuensi kerja dari radio control tersebut. Karena sinyal osilator ini masih lemah, maka dikuatkan lagi dengan transistor Q2 yang pada akhirnya dapat di pancarkan melalui antena dengan sinyal yang cukup kuat.
Berikut ini adalah bagian penerima/decoder dari remote control 5 channel:
Bagian Penerima dari Remote Control 5 channel
Pada bagian output OP1 sampai OP5 dari rangkaian diatas akan menghasilkan kondisi 1 pada saat saklar dari bagian pemancarnya ditekan. bagian output OP1 sampai OP5 ini dihubungkan dengan rangkain driver untuk menggerakan relay.
Bagian driver relay dari Remote COntrol 5 Channel
Untuk rangkaian driver relay seperti gambar diatas, rangkaiannya sangat sederhana, dengan hanya terdiri dari sebuah transistor, Relay dan sebuah resistor untuk menahan arus dari output decoder. Relay akan bekerja ketika masukan input pada basis transistor bernilai 1.
Sumber: http://skemaku.com




Post a Comment